Obat batuk anak 1 tahun

Obat Batuk Anak dan Cara Mengatasi Demam Anak Akibat Batuk

Sebagai orang tua anda tentunya akan panik ketika bayi anda batuk ya? Batuk pada bayi merupakan suatu reflex alami terhadap iritasi, inflamasi, atau peradangan di saluran pernapasan.

Batuk yang dialami oleh bayi merupakan gejala adanya suatu penyakit dan tidak berbaya. Ada banyak penyebab batuk pada bayi, mulai dari yang ringan hingga berat.

Nah, dalam kesempatan kali ini akan coba membahas tentang obat batuk anak dan cara mengatasi demam anak akibat batuk.

Obat Batuk Anak

  • Anakonidin Syrup

 

Obat batuk anak 1 tahun ini mengandung dextromethrophan yang mampu mengurangi frekuensi batuk, dan guaifenesin yang dapat mengencerkan dahak sehingga mempermudah untuk mengeluarkan dahak bersamaan dengan batuk. Selain itu, obat ini juga mengandung pseudoephedrine yang dapat melegakan hidung tersumbat, dan chlorpheniramine yang berfungsi sebagai antihistamin (anti alergi).

 

Untuk bayi berusia dibawah 1 tahun, maka berikanlah sebanyak 1/2 sendok teh setiap 3 kali sehari.

 

  • Anatuk

 

Anatuk merupakan obat batuk bayi herbal yang terbuat dari bahan dasar madu serta beberapa campuran herbal lainnya.

 

Selain madu, terdapat bahan aktif lainnya yang berasal dari tumbuhan senggugu yang dikenal sebagai tanaman andalan dalam pembuatan obat pernapasan herbal.

 

Untuk dosis, berikan 1-2 sendok teh setiap 3 kali sehari.

 

  • Mucos Drop

 

Mucos Drop merupakan obat batuk bayi yang digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit saluran pernapasan yang disertai dengan banyak lendir atau dahak.

 

Obat batuk yang satu ini mengandung ambroxol yang berfungsi untuk mengencerkan dahak. Untuk dosis, berikan obat kepada si kecil sebanyak 0,5 ml drops setiap 2 kali sehari.

Cara Mengatasi Demam Anak

Ketika anak batuk terkadang disertai dengan demam. Nah, ada beberapa cara untuk mengatasinya sebagai berikut:

  • Berikan Kompres

 

Cara yang pertama untuk menurunkan demam pada anak adalah dengan memberikan kompres pada tubuhnya menggunakan kain yang sudah direndam di dalam air biasa atau sedikit hangat (hangat-hangat kuku) selama kurang lebih 20-30 menit.

 

Gunakan kompres pada dahi, dada, perut, atau ketiak anak saat sedang tidur atau berbaring. Selain mengganti kompres ketika mulai kering, anda juga harus selalu memantau suhu tubuh si kecil secara berkala setiap 1-2 jam setelah dikompres.

 

  • Asupan Cairan

 

 

Pada saat anak mengalami demam, ia berisiko mengalami kehilangan cairan cukup banyak. Maka dari itu, anda harus memastikan kebutuhan asupan cairan yang cukup untuk si kecil untuk mencegah dehidrasi.

 

Namun meminta si kecil untuk maun minum air putih terkadang cukup sulit. Maka dari itu, bunda bisa coba memilih cairan lain yang mungkin lebih menarik perhatian anak seperti jus buah encer, kaldu ayam hangat, dan popsicle.

 

Dengan begitu, cara yang satu ini bisa memastikan bahwa cairan tubuh si kecil tercukupi dan terhindari dari dehidrasi selama mengalami demam.

 

  • Pijat Menggunakan peppermint Oil

 

Cara mengatasi demam pada anak selanjutnya adalah dengan memijatnya menggunakan ramuan herbal, seperti peppermint oil. Pasalnya, kandungan menthol yang ada pada peppermint oil akan melancarkan hidung tersumbat, sinuistism serta gejala demam lainnya. Caranya cukup mudah, pijatlah dada punggung si kecil secara perlahan.

 

  • Istirahat Yang Cukup

 

Waktu istirahat yang cukup bisa menjadi salah satu cara untuk menurunkan demam pada anak. Pasalnya, aktivitas fisik dapat meningkatkan suhu tubuh anak. Maka dari itu, selama demam biarkan anak beristirahat, berbaring dan mengurangi waktu bermain.

 

  • Terapi kaus Kaki

 

Caranya adalah masukkan kaki bunda di panas, lalu masukkan sepasang kaus kaki katun ke air dingin, peras dan pada si kecil sebelum pergi tidur.

 

Kenakan sepasang kaus kaki kering dari bahan wol di atas kaus kaki yang basah. Cara ini dipercaya membantu untuk mengatasi demam pada anak dengan mengumpulkan darah di kaki, sehinga peredaran darahnya menjadi lebih lancar.

Drop Your Comment