Berikut ini Membahas tentang 10 Ciri-ciri Negara Berkembang

Hidup di negara Indonesia yang termasuk negara berkembang maka setidaknya harus tau tentang penjelasan ap aitu negara berkembang, maka dari itu mari kita bahas tentang 10 ciri-ciri negara berkembang berikut ini.

Negara berkembang yang suatu negara yang mempunyai tingkat kesejahteraan rendah, detail dari tingkat perekonomian dan ilmu pengetahuan serta teknologi yang belum banyak dikuasai. Dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) negara berkembang mempunyai ciri-ciri seperti pertanian tradisional dan faktor produksi primer, industri belum berkembang, jumlah dan tingkat pertumbuhan penduduk besar.

Pendapatan dalam suatu negara rendah, dan sumber alam belum banyak terolah. Dari pengertian itu dapat disimpulkan negara berkembang dapat dikatakan negara yang mempunyai taraf kehidupan dan kesejahteraan hidup yang relatif rendah dibanding penduduk di negara maju.

Sarana dan prasarana yang dipunyai negara berkembang belum memadai, dari sektor sosial, ekonomi, hingga infrastruktur. Berikut rangkuman tentang ciri-ciri negara berkembang:

1.Tingkat Pendapatan Perkapita Rendah

Pendapatan perkapita ialah nilai rata-rata pendapatan penduduk di suatu negara, untuk tahu pendapatan perkapita dapat dengan membagi pendapatan nasional dengan jumlah penduduk negara. Negara berkembang mempunyai pendapatan perkapita yang tergolong rendah, hampir setengah negara di dunia tergolong ke dalam negara berkembang.

2.Tingginya Angka Kelahiran

Model negara berkembang mempunyai jumlah penduduk yang banyak karena angka kelahiran yang tinggi, kurangnya sosialisasi keluarga berencana menjadi penyebab laju pertumbuhan penduduk yang tinggi. Angka kelahiran yang tinggi juga disebabkan pernikahan dini, rendahnya tingkat pendidikan dan lainnya.

3.Tingkat Korupsi Tinggi

Korupsi ialah perbuatan keji yang masih mengakar di pemerintahan sebuah negara, tingkat korupsi di negara berkembang lebih tinggi dibandingkan negara maju. Tingkat korupsi tinggi berdampak buruk untuk perekonomian negara

4.Impor Lebih Besar dari Ekspor

Impor dilakukan ketika negara mengalami keterbatasan teknologi dan keahlian hingga membutuhkan barang yang dibawa dari negara lain untuk memenuhi kebutuhan, adanya impor berarti negara harus mengeluarkan uang yang banyak ini dapat berimbas untuk kesejahteraan masyarakatnya.

5.Penduduk Kurang Disiplin

Penduduk negara berkembang umumnya tinggi prinsip rendah, di negara berkembang disiplin belum jadi budaya dan kebiasaan di kehidupan sehari-hari. Untuk membentuk mental masyarakat disiplin, pemerintah terutama pimpinan negara harus tegas dalam menegakkan aturan.

6.Jumlah Pengangguran Tinggi

Dengan makin banyaknya angka kelahiran, persaingan di dunia kerja pasti tinggi. Kondisi ini membuat negara tidak dapat menyediakan lapangan pekerjaan yang layak guna menampung jumlah pengangguran yang terlalu banyak. Tingkat pendidikan jadi sumber tingginya jumlah pengangguran di negara berkembang.

7.Mengandalkan Sektor Primer

Sektor primer ialah hasil olahan sumber daya alam, mayoritas penduduk negara berkembang punya mata pencaharian dengan memanfaatkan hasil alam seperti bertani, mencari ikan, dan banyak lainnya.

8.Tingkat Pendidikan Rendah

Rendahnya tingkat pendidikan biasanya sebanding tingginya laju pertumbuhan penduduk, 2 faktor tersebut diatas mempengaruhi pendapatan perkapita sebuah negara. Juga rendahnya ekonomi negara berkembang yang membuat kurangnya fasilitas pendidikan yang memadai.

9.Penguasaan IPTEK Minim

Tingkat pendidikan yang rendah menyebabkan penguasaan iptek yang minim, menjadikan masyarakat tidak bisa berinovasi.

10.Tidak Punya Modal Cukup

Negara berkembang sering menjadi incaran investor asing untuk menampakan modal, sebagai negara berkembang diperlukan dana yang besar untuk membangun dan memperbaiki infrastruktur.

Di atas adalah 10 ciri-ciri dari negara yang dikelompokkan dalam katagori negara berkembang semoga menjadi informasi yang bermanfaat!!

Drop Your Comment